HP Refurbished Dan Rekondisi, Apa Sih Maksudnya

HP Refurbished Dan Rekondisi, Apa Sih Maksudnya

HP Refurbished – Mungkin selama ini Anda sudah seringkali mendengar produk yang namanya HP refurbished dan HP rekondisi. Sebenarnya suatu produk dikatakan sebagai produk refurbished dan produk rekondisi merupakan sebuah produk yang punya kualitas tidak seperti aslinya. Sekarang dalam membeli sebuah produk Anda harus jeli karena bisa jadi produk yang dijual oleh si penjual adalah produk HP refurbished atau produk HP rekondisi.

Lalu apa sih sebenarnya HP refurbished dan HP rekondisi? Bagaimana maksudnya? Bagaimana kualitasnya? Informasi lebih lengkap dan lebih lanjut tentang HP refurbished dan HP rekondisi akan kami uraikan dalam uraian di bawah ini!

Informasi HP Refurbished Dan Rekondisi

Saat ini memang sudah banyak orang yang mulai penasaran dengan HP refurbished atau HP rekondisi karena maraknya penjual ponsel dengan harga murah. Bahkan banyak yang menjual iPhone 5 dengan harga 1 juta rupiah saja padahal sebenarnya harga asli iPhone 5 sebesar 3,5 juta rupiah bisa lebih.

Pada akhirnya pemahaman yang terjadi di masyarakat banyak orang yang beranggapan negatif tentang istilah HP rekondisi karena disamakan dengan handphone yang dirakit ulang dari beberapa komponen handphone bekas yang masih bisa berfungsi. Jadi jika membeli handphone rekondisi kita dianggap sama dengan membeli handphone yang mana komponen didalamnya adalah bekas. Dan tentunya jika HP rekondisi tersebut adalah HP bekas maka kemungkinan yang sangat besar HP tersebut tidak awet digunakan.

Disamping itu terjadi istilah yang rancu tentang Handphone refurbished. HP refurbished selama ini disamakan dengan refurbished resmi pabrik atau manufacturer refurbished. Sementara rekondisi diartikan sebagai refurbished tidak resmi atau non manufacturer refurbished. Jadi istilahnya Handphone refurbished mendapat konotasi positif sementara HP rekondisi mendapat konotasi negatif.

Tindakan refurbished yang dilakukan untuk menciptakan HP refurbished intinya memperbaiki penampilan suatu smartphone yang mengacu pada model asli pabrik atau untuk menguji apakah fiturnya masih berjalan semua atau tidak ada kerusakan yang signifikan baik fisik atau fungsional Anda harus melakukan pengujian. Misalkan Anda bisa bersihin debunya, cek layarnya bagaimana kualitasnya, cek letak screenshotnya, cek IMEI ada atau tidak dan sebagainya.

Ketika situasi ekonomi sedang sulit kemudian pasar Handphone refurbished masih menjanjikan karena harga ponsel yang pastinya jauh lebih murah kalau dibandingkan dengan HP baru yang masih disegel. Kendati pada kenyataannya sudah banyak pembeli HP refurbished masih kecewa karena kondisi HP yang kurang memuaskan tetapi beberapa orang masih terus melakukan pemburuan pada ponsel ini. Bahkan tindakan curang penjual yang berkembang adalah menjual Handphone refurbished dengan harga baru agar dikira ponsel baru. Berbahaya tentunya!

Mereka yang menganggap kalau HP rekondisi dan refurbished sama dengan ponsel rakitan mereka akan menganggap ini adalah produk berbahaya. Alasannya barang yang tidak keluar dari quality control pabrik dikuatirkan tingkat radiasi, signal dan baterainya tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Anda tentunya harus berhati – hati lagi dalam membeli sebuah ponsel. Berikut beberapa pengalaman pembeli yang ternyata mendapatkan HP refurbished dan HP rekondisi, Anda bisa cek sebagai pengalaman dan menambah kewaspadaan Anda :

  • Spesifikasi rekondisi berbeda dengan asli, kemiripannya hanya pada tampilan casing, merek dan serinya.
  • Kualitas suara jelek dan pecah.
  • Casing ponsel HP refurbished sekilas mirip asli tetapi jika diteliti dibuat dari bahan yang berbeda. Bobot ponselnya juga lebih ringan.

Itulah informasinya untuk Anda tentang HP refurbished dan HP rekondisi yang perlu Anda tahu. Ada baiknya lebih selektif lagi ketika Anda membeli sebuah ponsel smartphone.

Tinggalkan komentar